Fungsi dari Disk Defragmenter sendiri adalah untuk menata kembali data terfragmentasi sehingga disk dan drive komputer atau laptop bisa bekerja lebih efisien. Disk Defragmenter berjalan sesuai jadwal, tetapi anda juga bisa menganalisa dan melakukan fragmentasi disk dan drive secara manual. Untuk menjalankannya,
ikuti langkah berikut ini:
- Klik tombol Start - All Programs - Accessories - System Tools - Disk Defragmenter.
- Di bawah tulisan Current status, pilih disk yang ingin Anda defragment.
- Untuk menentukan apakah disk perlu fragmentasi atau tidak, klik Analyze disk. Jika Anda diminta untuk mengisi kata sandi administrator atau konfirmasi, maka ketik kata sandi atau konfirmasi tersebut.
- Setelah Windows selesai menganalisis disk, Anda bisa memeriksa persentase fragmentasi pada disk di kolom Last Run. Jika nomor di atas 10%, Anda harus fragmentasi disk.
- Klik Defragment disk. Jika Anda diminta untuk mengisi kata sandi administrator atau konfirmasi, maka ketik kata sandi atau konfirmasi tersebut.
Disk
Defragmenter mungkin bisa membutuhkan waktu beberapa
menit atau beberapa jam untuk menyelesaikan, tergantung pada ukuran dan tingkat
fragmentasi hard disk. Anda masih bisa menggunakan komputer Anda
selama proses fragmentasi.
Tambahan:
- Jika disk telah digunakan secara eksklusif oleh program lain atau diformat menggunakan sistem file selain NTFS, FAT, atau FAT32, maka disk tersebut tidak bisa difragmentasi.
- Lokasi jaringan (Network locations) tidak bisa difragmentasi.
- Jika di bawah tulisan Current status tidak terlihat, mungkin karena mengandung kesalahan. Cobalah untuk memperbaiki disk anda dengan cara mengecek kesalahan disk, kemudian kembali ke Disk Defragmenter untuk menjalankannya kembali.